Sriwijaya, Kejayaan Kerajaan Maritim Nusantara
PALEMBANG, LELEMUKU.COM – Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Palembang merupakan salah satu kerajaan maritim terbesar dalam sejarah Nusantara. Berdiri sekitar abad ke-7 Masehi, kerajaan Buddha ini menguasai jalur perdagangan laut di Asia Tenggara dan menjadi pusat penyebaran agama Buddha di kawasan tersebut.
Menurut Prasasti Kedukan Bukit tahun 682, kerajaan ini dipimpin oleh Dapunta Hyang yang memimpin 20.000 prajurit dalam perjalanan suci siddhayatra. Prasasti ini merupakan prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu dan menjadi bukti awal keberadaan Sriwijaya sebagai kekuatan maritim.
Sriwijaya berhasil menguasai jalur perdagangan utama di Selat Malaka, Selat Sunda, Laut Cina Selatan, Laut Jawa, dan Selat Karimata. Pelabuhan Palembang menjadi pusat perdagangan yang ramai dikunjungi pedagang dari Timur Tengah, India, dan Tiongkok. Kapur barus, gaharu, cengkih, cendana, pala, dan kapulaga menjadi komoditas utama yang diperdagangkan.
Pada tahun 1025, Sriwijaya dikalahkan oleh Kekaisaran Chola dari India selatan. Kemunduran ini diperparah oleh sedimentasi Sungai Musi yang membuat kapal dagang enggan singgah di Palembang. Meskipun demikian, warisan kejayaan Sriwijaya tetap menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan hingga kini, tercermin dalam berbagai kesenian dan budaya yang masih dilestarikan. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
